Minggu, 25 Januari 2015

Pasar Mobil ASEAN Anjlok karena Thailand

– Menurunnya performa penjualan mobil di Thailand akan mempengaruhi total penjualan mobil di kawasan ASEAN tahun ini. Menurut data Thailand Automotive Institute (TAI), penjualan mobil Thailand pada Januari - Agustus 2014 drop hingga 38 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Ada dua faktor besar, yakni kebijakan skemafirst-time car buyers yang merugikan dan situasi politik yang menghangatkan kondisi Thailand pada pertengahan 2014. “Tahun ini sangat turun, karena kami banyak menghabiskan ‘masa depan’ di tahun lalu. Sekarang Thailand harus menghadapi konsekuensi. Sekarang normal, awal tahun tidak normal, dan tahun lalu abnormal,” ungkap Presiden TAI Vichai Jirathiyutd di Bangkok, pekan lalu.
ASEAN
Periode Januari - Agustus 2014 total penjualan domestik ASEAN mencapai 2,12 juta unit, tertinggal dari pencapaian tahun lalu yang sanggup 2,376 juta unit dalam periode yang sama pada 2013. Walau masih ada beberapa bulan TAI mengatakan total penjualan 2014 tak akan bisa menyamai seluruh hasil 2013, yakni 3,55 juta unit.
Di antara lima negara otomotif besar di ASEAN (Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina dan Vietnam) hanya Thailand yang tidak mengalami pertumbuhan. Meski belum rampung, perkembangan dalam periode Januari – Agustus 2014 dibanding tahun lalu sudah terbaca, peningkatan terbesar dialami Filipina yaitu 28 persen, Vietnam 27 persen, Indonesia 5 persen, dan Malaysia 3 persen.
Thailand selama ini selalu menjadi pasar otomotif terbesar di ASEAN, namun kemungkinan tahun ini akan digeser Indonesia. TAI memperkirakan penjualan domestik 2014 hanya mencapai 900.000 unit.

Sementara itu meski Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sudah merevisi target penjualan tahun ini, total mobil baru yang beredar di Indonesia bisa lebih besar dari Thailand, yakni mencapai 1,22 juta unit.

Selasa, 20 Januari 2015

Bos Toyota Geber FCV di Ajang Reli Jepang

 Meski masih beberapa hari sebelum peluncuran resminya di Jepang, 18 November 2014 mendatang, bos Toyota Motor Corporation (TMC), Akio Toyota, mengejutkan publik dengan perkenalan awal FCV versi balap pada ajang All-Japan Rally Championship di Shinshiro, kaki pengunungan Jepang Tengah.
Mobil berteknologi fuel cell ini tampil berbeda dengan kelir putih dan desain gambar tempel bodi beraksen biru dan hitam ala mobil balap reli. Toyoda bahkan sempat menggeber mobil ini dua lap di sirkuit yang sudah disediakan, mulai dari jalan aspal hingga tanah.

"Saya senang kami bisa menunjukan kendaraan fuel cell sebelum konferensi pers resmi digelar. Saya pikir ini merupakan awal baik," jelas Toyoda, dilansir Autonews (1/11/2014).
Acara ini sengaja dilakukan Toyota untuk menunjukkan kalau mobil ramah lingkungan yang hanya menghasilkan emisi berupa air, punya kelebihan emosi setara dengan mobil konvensional.

"Saya tidak mau Anda berfikir mobil ini hanya ramah lingkungan. Mobil ini ternyata juga menyenangkan buat dikendarai," jelas Toyoda.

Toyota FCV diprediksi akan memakai nama "Mirai" sebagai nama mobilnya nanti saat dipasarkan di Jepang. Mirai dalam bahasa Jepang secara harafiah punya arti "Masa Depan". Amerika Serikat menyusul jadi target pasar FCV selanjutnya mulai pertengahan 2015.

Toyoda merupakan pengemudi dengan keahlian balap yang sudah terlatih. Semasa muda dia dikenal punya hobi turun di lintasan balap. "Untuk menggambarkan dalam satu kata, luar biasa. Mobil ini sangat responsif, Anda punya kontrol penuh terhadap rem dan kemudi. Akselerasi awalnya terasa sangat baik," beber Toyoda menggambarkan pengalamannya dengan FCV.

Sabtu, 10 Januari 2015

Lalai, Ferrari Kena Denda Rp 42,3 M

Ferrari sepertinya lumayan jera dengan pengalaman pahitnya di Amerika Serikat (AS). Merek mobil sport asal Italia ini baru saja dikenakan denda hingga 3,5 juta dollar AS atau setara dengan Rp 42,3 miliar. Denda itu diberikan karena Ferrari tidak mengisi laporan berkala, yang memungkinkan ada indikasi perbaikan model menyangkut isu keselamatan.
Hal ini disampaikan oleh Lembaga Keselamatan Jalan Raya dan Pengatur Lalu Lintas (NHTSA) AS, akhir pekan lalu, Jumat (31/10/2014). Ferrari seharusnya sudah wajib melaporkan peringatan dini kemungkinan adanya kerusakan pada model, minimum setiap tiga bulan sekali dalam setahun, setelah merek itu resmi dipasarkan mulai 2011.

Sebelum 2011, Ferrari belum punya kewajiban untuk melakukan laporan, karena penjualan model hanya sedikit dan belum langsung dipegang prinsipal Grup Fiat.

"Tidak ada alasan untuk tidak patuh pada hukum yang menjamin keselamatan pengemudi dan aksi penegakan hukum kami yang tegas hari ini menggaris bawahi kalau seluruh pabrikan otomotif akan bernasib sama jika mereka tidak mendukung upaya kami menjaga warga Amerika tetap aman di jalan," jelas Menteri Perhubungan AS, Anthony Foxx, dalam pernyataan resminya.

Ferrari mengakui kalau sudah melanggar hukum karena tidak melaporkan kepada NTHSA dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, juga tidak melaporkan terjadinya tiga kecelakaan fatal yang melibatkan Ferrari dalam periode waktu yang sama.

Tahun lalu, Ferrari sudah berhasil menjual 2.053 unit mobil sport di AS saja. Semakin banyak populasi Ferrari, seharunya berbanding lurus dengan tanggung jawab perusahaan ikut menjaga dan mematuhi hukum yang berlaku menyangkut keselamatan di jalan.

Senin, 05 Januari 2015

10 Cerita Juke “Alter Ego"

 Kontes imajinasi konsep modifikasi bertajuk Nissan Juke Alter Ego Modification Contest telah mendapatkan 10 finalis terbaik. Acara yang digelar Nissan Motor Indonesia (NMI) ini setidaknya diikuti 50 peserta, sepuluh peserta terakhir adalah lima tebaik untuk wilayah Barat dan 5 terbaik wilayah Timur.
Syarat utama mengikuti kontes ini adalah konsumen Juke yang didistribusikan oleh NMI di seluruh Indonesia. Peserta yang telah terdaftar melalui jukealterego.com wajib mengirimkan cerita menarik yang unik, dan sejalan dengan tema “Alter Ego”.
Dalam siaran persnya, pekan lalu, NMI mengatakan tema ini dipilih karena Juke adalah mobil yang diposisikan sebagai kendaraan yang sangat personal dengan penggunanya, dan kendaraan yang mampu mendorong pemilik untuk berani menunjukkan sisi lain dari kepribadiannya. Pemilihan seluruh finalis dilakukan oleh NMI dan perwakilan dari media otomotif nasional.
Tersedia hadiah total Rp 270 juta yang diperebutkan seluruh peserta. Setiap finalis akan mendapatkan dana Rp 15 untuk mewujudkan cerita mereka menjadi nyata lalu dipamerkan di Ciputra World Surabaya pada 5-7 Desember 2014. Selain itu, hasil karya para finalis juga bisa disaksikan di Kemang Village, Jakarta Selatan dari tanggal 12-14 Desember 2014.

Jumat, 02 Januari 2015

Ini Cuplikan Perdana "Fast and Furious 7"

Atraktif, menegangkan, seru, dan menarik. Itulah sedikit gambaran yang menceritakan tentangFast and Furious 7. Universal Pictures resmi meluncurkan trailer (cuplikan) resmi dari film tersebut. 

Cuplikan resmi ini sudah membanjiri dunia maya. Pencinta sekuel film balapan jalanan tersebut diberi potongan film yang sudah pasti menggugah rasa penasaran. Film dengan nama lain Furious 7 ini rencananya akan tayang secara perdana pada 3 April 2015.
Yang terungkap sedikit dari trailer tersebut tentang cerita ini adalah adegan aksi kebut-kebutan, pertarungan, sampai aksi "mobil terbang". Trailer dimulai dengan sketsa ketika Vin Diesel, Paul Walker, dan aktor lainnya loncat dari pesawat kargo menggunakan mobil yang sudah dipasangi parasut.

Beberapa adegan dibuat melambat, seakan mengeksekusi trik snowboarding. Mobil yang digunakan antara lain Dodge Challenger, Subaru WRX STI, dan Dodge Charger 1970 yang dimodifikasi ala Baja 1000. Mereka kemudian membajak bus, aksi yang sudah menjadi keahlian dari tim ini.

Ada juga penampilan Dodge Charger 2015, Bugatti Veyron, Nissan GT-R, dan mobil super Lykan Hypersport.

Sabtu, 20 Desember 2014

Penyebab Saringan Bensin Cepat Rusak

Saringan bensin memang merupakan suku cadang yang kerap diganti berkala (fast moving), antara 10.000 - 15.000 km. Jika kondisi saringan tersebut rusak maka kotoran dipastikan bakal lolos proses penyaringan dan bisa merusak injektor karena mampat atau menjadi kerak di ruang bakar.
Lantas apa saja yang menyebabkan saringan bensin tersebut cepat rusak. Chief Engineering SS Performance Teddy Jusman menuturkan, saringan cepat rusak bila volume kotoran dari bahan bakar cukup banyak sehingga filter tak lagi mampu menyaring dengan baik. Kotoran di bensin tersebut berupa partikel kecil akibat seringnya menunda pengisian bahan bakar, sehingga tangki yang tidak terendam bensin kerap muncul karat. "Nah ketika diisi penuh, karat itu terendam dan larut bersama bensin yang akhirnya membuat saringan bensin cepat rusak," papar Teddy.

Disebutkan lagi, buruknya kualitas bensin sering terjadi akibat penggunaan aditif. Biasanya langkah tersebut kerap digunakan untuk menaikkan kadar oktan Premium hingga setara dengan Pertamax atau Pertamax Plus. Aditif yang tidak bagus dengan harga terjangkau kerap tidak larut dan menimbulkan endapan atau serbuk sehingga sering membuat saringan bensin cepat kotor.

Nada serupa juga pernah dilontarkan oleh Ali Mundakir, Vice President Corporate CommunicationPertamina. Dikatakan busi dan saringan bahan bakar merupakan komponen yang lebih cepat rusak akibat ketidaksesuaian penggunaan bensin terhadap spesifikasi mesin.

Untuk premium cocok digunakan untuk rasio kompresi 7,1 hingga 9,1. Untuk mesin dengan rasio kompresi 9,1 hingga 10,1 lebih cocok memakai RON 92 (Pertamax). Sedangkan buat kompresi 10,1 hingga 11,1 wajib meminum RON 95 (Pertamax Plus). Saat ini mobil yang dijual oleh semua mereka sudah memilik kompresi di atas 9,1 dan direkomendasikan "minum" Pertamax.

Rabu, 10 Desember 2014

Webisode Keluarga Chevrolet : Di Puncak Dunia

Pada webisode Keluarga Chevrolet yang telah tayang pada 27 Oktober lalu, mengisahkan seorang Ayah bernama Adi Dharma bertemu dengan teman kecilnya bernama Hendra di sebuah kedai kopi. Pertemuan yang tidak disengaja itu menjadi potongan jawaban akan masa lalu Adi Dharma yang kelam, kehilangan seorang ayah kala bencana tsunami di Sumbawa. Pertemuan dengan Hendra mengarahkan ia dan keluarganya untuk pergi mencari jawaban akan keberadaan ayahnya. Namun, di sepanjang perjalanan, keluarga Adi Dharma dalam perjalanannya menggunakan Chevrolet Spin Activ, menemukan banyak hal yang tidak mereka duga sebelumnya.
Yang akan dilaunch setiap Senin di channel Youtube Chevrolet Indonesia adalah cerita yang bersifat kekeluargaan, kebersamaan dalam menghadapi berbagai rintangan & permasalahan hingga pada sebuah harapan indah yang datang pada keluarga Adi Dharma yaitu penemuan kakek dari keluarga Adi Dharma.
Pada Webisode kedua, yang akan tayang pada hari ini, bercerita tentang bagaimana Menghabiskan waktu berkualitas selama perjalanan membuat keluarga Adi Dharma menjadi semakin dekat, tentunya bersama Chevrolet Spin Activ, seiring perjalanan yang mereka tempuh dalam melakukan pencarian kakek dari keluarga Adi Dharma. Tiba-tiba rintangan yang tak diduga menghalangi perjalanan mereka, Studio rekan dari kakek mereka bernama Utomo Studio tiba-tiba  tutup dan pindah ke tengah kota dan kenyataan dari rintangan tersebut memaksa mereka untuk menggunakan keahlian masing-masing agar berhasil sebagai sebuah keluarga inti, keluarga Adi Dharma.
Perjalanan keluarga Chevrolet (keluarga Adi Dharma) merupakan contoh sempurna bahwa Chevrolet Spin Activ merupakan rekan yang tepat untuk kebersamaan keluarga. Dengan segala keunggulannya, Chevrolet Spin Activ menjadikan setiap perjalanan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Mulai dari design yang menonjol dibandingkan MPV lain di kelasnya, performa responsif yang mampu menaklukkan berbagai medan perjalanan, dan kenyamanan bagi setiap penumpang hingga baris ketiga, Chevrolet Spin Activ adalah mobil yang dibutuhkan keluarga Anda.